Selasa, 17 September 2019

LAPORAN AKHIR PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT

VII.DATA PENGAMATAN
NO PERLAKUAN HASIL PENGAMATAN
1. 8 gr Fenol di dalam labu dasar datar + 10 ml  asam sulfat pekat dan dikocok Terasa panas
2 Dipanaskan diatas penangas air selama 30 menit kemudian didinginkan dalam air es
3 Ditambahkan 30 ml asam nitrat pekat dan dikocok Tidak terjadi reaksi
4 Diamkan campuran Keluar asap berwarna cokelat
5 Dipanaskan diatas penangas air selama 4.5 jam sambil dikocok Asap berwarna cokelat terus keluar
6 Setelah pemanasan sempurna + aquades 100 ml Warna cokelat mulai memudar
7 Didinginkan dalam es Terdapat butiran- butiran hamper menyerupai endapan orange ( kristal)
8 Saring Kristal dengan menggunakan corong bucher dan cuci dengan air Kristal tersaring
9Kristalkan kembali asam pikrat dalam 90 ml etanol dalam air dengan perbandingan 1:2Kristal berwarna agak kekuningan
10Panaskan diatas penangas air, didinginkan dalam air es, timbang kristalnya.
Kristal berwarna kuning
Berat Kristal 9 gr

VIII.PEMBAHASAN
       Asam pikrat merupakan produk atau hasil dari reaksi fenol dengan asam nitrat melalui proses nirasi, sehingga asam pikrat merupakan devirat atau turunan dari fenol dengan reaksi nitrasi.
Asam pikrat (2,4,6-trinitrofenol) adalah senyawa turunan fenol. Reaksi pembentukan asam pikrat dari fenol tidak dapat diperoleh secara langsung dari asam nitrat daan fenol, karean fenol terlalu sensitive terhadap reaksi oksidasi. Untuk mendapatkan hasil yang baik maka fenol terlebih dahulu disulfonasi untuk menghasilkan 2,4 disulfonat  menggunakan asam sulfat. Gugus asam sulfonat dapat melindungi fenol dari oksidasi asam nitrat dan akan digantikan oleh guugus nitro secara perlahan.
            Pada percobaan ini kami membuat senyawa organik asam pikrat. Pertama kali yang dilakukan adalah menimbang fenol sebanyak 8gr, penimbangan harus hati-hati dilakukan karena fenol bersifat beracun dan pada saat penimbangan harus menggunakan masker dan sarung tangan. Pembuatan asam pikrat dimulai dengan melarutkan fenol dalam asam sulfat sebanyak 10ml dan dikocok sehingga terjadi reaksi eksoterm. Reaksi antara fenol dan asam sulfat menghasilkan asam p-fenol sulfonat. 

Penambahan asam sulfat menghasilkan reaksi eksoterm karena sifat asam sulfat yang hidroskopis sehingga menghasilkan panas saat direaksikan dengan fenol. Tujuan dari penambahan asam sulfat pekat ini adalah sebagai katalis dan masking agent. Saat reaksi ini berlangsung akan terbentuk in nitronium yang nantinya berfungsi sebagai spesi elektrofilik. Reaksinya adalah:
HNO3 + H2SO4 → NO2+ + HSO4- + H2O
      


Kemudian kami melakukan pemanasan selama 30 menit diatas penangas air, setelah itu kami melakukan pendinginan didalam air es. Kemudian kami menambahkan asam nitrat pekat sebanyak 30ml dan tidak terlihat perubahan. Penambahan asam nitrat ini sebaiknya dilakukan secara perlahan dan hati- hati karena asam nitar ini sangatlah berbahaya bagi tubuh. Namun saat kami melakukan pengocokan beberapa menit dan kami diamkan diatas balok kayu baru keluarlah asap berwarna cokelat yang menandakan adannya reaksi anatara asam nitrat dengan larutan tersebut. setelah beberapa menit asap berwarna cokelat tersebut telah menghilang kami melanjutkan pemanasan diatas penangas air selama 4,5 jam.
            Pada saat proses pemanasan larutan berubah warna dari cokelat menjadi bening dan mulai terbentuk butir-butiran kecil didasas labu. Fungsi dari pemanasan disini adalah untuk mempercepat terjadinya reaksi antara asan p-fenol dan asam nitrat, karena pada umumnya senyawa organic bereaksi dengan lambat. Setelah 4,5 jam pemanasan kami menghentikan pemanasan dan mengangkat larutan tersebut dan menambahkan aguades 100ml. kemudian kami mendingiinkannya didalam air es dan terlihat serbuk berwarna agak orange. Setelah semua tersaring kami melakukan proses rekristalisasi dengan menambahkan 90 ml Etanol+ air dengan perbandingan 1: 2 dan kami melakukan pemanasan kembali unutk melarutkan serbuk yang terbentuk tadi. Setelah semua terlarut sempurna kami melakukan penyaringan sewaktu larutan tersebut panas dan gelas kimia kami letakkan didalam air es. Saat penyaringan didalam gelas kimia terbentuk asam pikrat berwarna kuning. Setelah itu kami melakukan pengeringan kristal. Setelah kering kami menimbangan kristal tersebut. Berat kristal yang kami dapatkan sebanyak 9 gr.   

IX. KESIMPULAN
       Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat dibuat beberapa kesimpulan sebagai berikut:  
     1.  Asam pikrat merupakan produk atau hasil dari reaksi fenol dengan asam nitrat melalui proses nitrasi, sehingga asam pikrat merupakan devirat atau turunan dari fenol dengan reaksi nitrasi.
     2.  Reaksi antra fenol dengan asam sulfat menghasilkan asam p-fenol sulfonat.   
     3.  Fenol merupakan senyawa yang sangat reaktif terhadap suatu reaksi substitusi elektrofilik, dikarenakan adanya pasangan elektron bebas yang tak berikatan pada gugus hidroksil yang dapat membentu senyawa kompleks sigma dengan cincin aromatik. 
 Pertanyaan:
      1.      Mengapa pada proses pengkristalan kembali digunakan etanol dan air?
      2.      Reaksi antara fenol dengan asam sulfat menghasilkan asam p-fenolsulfonat.
               Setelah ditambahkan asam sulfat larutan dipanaskan. Mengapa dilakukan pemanasan?
      3.      Apakah fungsi dan peran asam sulfat pada pembuatan asam pikrat ini?

X. DAFTAR PUSTAKA
Darusman. 2003. Kimia Organik Jilid 3. Jakarta : Erlangga.
Riswiyanto. 2009. Kimia Organik. Jakarta : Erlangga.
Sumardjo.2009. Buku Panduan Mahasiswa Kedokteran Dan Program Sastra I.Fakultas Biosakta.EGC: Jakarta.
Tim kimia organik II. 2019. Penuntun Pratikum Kimia Organik II. Jambi : Universitas Jambi.

XI. LAMPIRAM GAMBAR



2gr Fenol larut dalam Asam Sulfat


Proses penambahan Asam Nitrat 

Terdapat kristal Asam Pikrat didasar labu

Penyaringan dan pencucian kristal
Asam Pikrat
 
 
 Penyaringan kristal dari larutan campuran 
Etanol dan Fenol








3 komentar:

  1. saya idkhom kholid dengan NIM RSA1C117015 akan berusaha menjawab pertanyaan saudari nomor 3
    Fungsi dan kegunaan dari fenol adalah sebagai reagen utama dalam pembuatan asam pikrat dan asam sulfat sebagai katalisator antara asam nitrat dan fenol dan sebagai pelindung fenol dan mengurangi kereaktifan dari fenol..

    BalasHapus
  2. Hr. Yuniarccih(Rsa1c117001)
    1. Proses rekristalisasi bertujuan untuk memisahkan zat dari pengotor-pengotornya.
    Digunakan campuran etanol air Karena etanol bersifat semi polar yang dapat melarutkan zat bersifat non polar maupun polar,
    Sehingga dapat melarutkan pengotor-pemgotor yang bersifat nonpolar maupun polar

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum warohmatullah wabarakatuh, Saya Putri Iga Noviyanti nim RSA1C117002. Disini saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2 karena pemanasan disini bertujuan agar reaksi antara asam sulfat dan fenol berlangsung cepat, adanya pengadukan juga dapat mempercepat reaksi. Sekian jawaban dari saya semoga bermanfaat.
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabar

    BalasHapus

Penerapan Teori dalam Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran

    Sumber:http://sudutpendidikan7.blogspot.com/ Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan suatu hal yang menarik untuk dibicaraka...