JURNAL
PRAKTIKUM
KIMIA
ORGANIK II
NAMA
: OKTORA OKTAVIANI SIHALOHO
NIM
: RSA1C117010
DOSEN
PENGAMPU:
Dr.
Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM
PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEJURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2019
I. Judul Praktikum
“Pembuatan Senyawa
Organik Asam Pikrat”
II. II. Hari, Tanggal Praktikum : Rabu,
28 Agustus 2019
II III. Tujuan Praktikum
Adapun tujuan dari
dilakukannya praktikum ini adalah :
1.
Dapat mengetahui dan
memahami salah satu reaksi substitusi elektrofilik pada senyawa aromatik.
2.
Dapat menegtahui dan
memahami sifat kearomatikan dari senyawa aromatic yang tersubtitusi.
I IV. Landasan Teori
Senyawa aromatic merupakan
senyawa organik yang mempunnyai karakteristik yang hamper sama dengan
karakteristik benzene (C6H6). Salah satu karakteristik senyawa aromatik adalah
cenderung mengalami reaksi substitusi elektrofilik substitusi pada benzena
seperti nitrasi, sulfonasi, dan halogenasi. Pada reaksi nitrasi akan
menghasilkan senyawa nitrobenzene, pada sulfonasi menghasilkan asam benzensulfonat,
dan pada halogenasi bromobenzena. Fenol merupakan salah satu senyawa yang aromatic turunan benzene
yang memeiliki rumus Ar-OH, dimana Ar- adalah fenil dan gugus OH merupakan
gugus subtituen yang dapat mempengaruhi posisi penyerangan suatu elektrofil
terhadap cincin benzene (Riswiyanto,)
Fenol dapat digunakan sebagai antiseptik seperti yang digunakan Sir
Joseph Lister saat mempraktikkan pembedahan antiseptik. Fenol merupakan
komponen utama pada anstiseptik dagang, triklorofenol atau dikenal sebagai TCP (trichlorophenol). Fenol juga
merupakan bagian komposisi beberapa anestitika oral, misalnya semprotan
kloraseptik. Fenol juga berfungsi dalam pembuatan obat-obatan (bagian dari
produksi aspirin, pembasmi rumput liar, dan lainnya). Fenol yang terkonsentrasi
dapat mengakibatkan pembakaran kimiawi pada kulit yang terbuka. Penyuntikan
fenol juga pernah digunakan pada eksekusi mati dengan disuntikkan ke jantung
sehingga mengakibatkan kematian langsung (Darusman,2003).
Asam pikrat adalah senyawa kimia yang bersifat eksplosive.
Terbentuk karena reaksi antara Fenol dan asam nitrat hingga menghasilkan
2,4,6-trinitrofenol atau pickric asam kuat yang lebih kuat peledak untuk
penggunaan militer. Picric asam adalah keristal putih kekuningan. Asam pikrat
(2,4,6-trinitrofenol) adalah suatu turunan dan fenol. Reaksi pembentukan asam
pikrat dari fenol tidak dapat diperoleh secara langsung dari asam nitrat dengan
fenol, karena fenol terlalu sensitif terhadap reaksi oksidasi. Untuk memperoleh
hasil baik, maka dalam prosesnya fenol harus terlebih dahulu disulfonasi untuk
pembentukkan asam, 2,4-disulfonat dan kemudian ditambahkan asam nitrat
untuk reaksi campuranya. Gugus asam sulfonat dapat melindungi fenol dan
oksidasi dari asam nitrat dan baru kemudian gugus-gugus asam tersebut akan
pelan-pelan digantikan oleh gugus nitro. Hasil yang mungkin diperoleh melalui
pratikum dilaboratorium sekitar 65-70 % (Tim Kimia Organik, 2019).
Trinitrofenol atau asam pikrat bersifat jenuh dalam suasana
basa dan dapat juga digunakan untuk menunjukkan adanya karbohidrat pereduksi.
Ketika 5ml larutan asam karbohidrat pereduksi yang kemudian ditambahkan 2-3ml
asam pikrat dan 1ml natrium karbonat 10%. Pada saat pemanasan, hal yang terjadi
yaitu perubahan warna kuning menjadi merah. Reaksi ini yang terjadi pada saat
pengujian adalah oksidasi karbohidrat pereduksi menjadi asam onat dan kemudian
reduksi asam pikrat yang berwarna kuning menjadi asam pikramat yang berwarna
merah (Sumardjo,2009).
V. V. Alat dan Bahan
5.1 Alat
a.
Labu dasar datar 1 liter
b.
Corong Buchner
c.
Corong 0,7 cm
d.
Balok kayu 10x10x3 cm2
e.
Gelas piala 200ml
5.2 Bahan
a.
8 gr fenol
b.
10 ml asam sulfat pekat
c.
30 ml asam nitrat pekat
VI. Prosedur Kerja
a.
Dimasukkan 8 gr fenol
kedalam labu dasar datar berukuran 1 liter
b.
Ditambahkan 10 ml asam
sulfat pekat, dikocok hingga timbul asap
c.
Dipanaskan labu diatas
penangas air selama 30 menit, kemudian didinginkan dalam air es
d.
Diletakkan labu datar
diatas balok kayu dalam lemari asam
e.
Ditambahkan 30 ml asam
nitrat pekat, lalu dikocok campuran ini beberapa menit
f. Diamkan campuran jangan
diganggu, biasanya terjadi reaksi dan uap cokelat akan keluar dari dalam labu.
g.
Dipanaskan campuran
dalam dalam labu ini diatas penangas air selama 1,5 jam sambil dikocok
h.
Ditambahkan 100 ml air
bila pemanasan telah sempurna
i.
Didinginkan labu dalam
air es
j.
Disaring Kristal yang
terbentuk dengan corong Buchner, dicuci dengan air untuk menghilangkan asam
anorganik
k. Dikristalkan kembali
asam pikrat yang terbentuk dalam 90 ml campuran etanol dan air dengan perbandingan
1:2 dan diuapkan
l.
Didinginkan untuk
mendapatkan Kristal asam pikrat yang berwarna
m. Diperiksa titik lelehnya.
Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=mVU6HoGF5Gs&t=7s
Pertanyaan:
1.
Berdasarkan
video yang saya amati dari youtube dari link diatas pada saat penambahan asam
nitrat pekat tidak terjadi pengeluaran asap, akan tetapi pada saat dilakukan
pengocokan menimbulkan asap, mengapa bisa demikian?
2. Apakah fungsi dari asam sulfat pekat pada
pembuatan asam pikrat?
3. Pada
percobaan dalam video tersebut terdapat asap kecoklatan sebagai tandanya reaksi
berlangsung, reaksi apakah yang terjadi pada fenol dan asam nitrat?

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusPerkenalkan saya Endah Sulityawati (RSA1C117013) ingin mencoba menjawab permasalahan No.2 yaitu fungsi dari asam sulfat pekat pada pembuatan asam pikrat ini untuk mendapatkan asam p-fenol sulfonat. Dimana dengan penambahan asam sulfat pekat tersebut dapat menimbulkan panas yang kemudian dapat menghasilkan asap merah kecoklatan pada percobaan
BalasHapusPekenalkan saya Anis Nabila (RSA1C117014) ingin menjawab permasalahan saudari no 1 , jadi menurut saya Karena pada umumnya senyawa organik cukup lama atau lambat bereaksi, maka pada saat dilakukan pengocokan reaksi antara asam p- fenolsulfonat ( hasil reaksi antara fenol dengan asam sulfat) berlangsung cepat atau sehingga timbulnya asap berwarna cokelat.
BalasHapusMaka disini pengocokan berfungsi untuk mempercepat reaksi.
Perkenalkan, saya Tiurma silaban (RSA1C117011) ingin mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 yaitu reaksi apa yang terjadi pada fenol dan asam nitrat. reaksi yang terjadi antara fenol dan asam nitrat adalah reaksi nitrasi yang menggunakan pereaksi asam nitrat dengan menggunakan katalisator asam sulfat pekat sehingga membentuk senyawa nitro benzena.
BalasHapushr. yunniarccih
BalasHapus1. asam sulfat disini berfungsi untuk melindungi gugus OH yang dimiliki fenol. Karena asam nitrat pekat dapat mengoksidasi fenol.